Pada saat seseorang merencanakan untuk mempunyai anak atau pada saat kehamilan maka yang pertama dalam bayangan apakah "bayi dalam kandungannya, anak laki-laki atau perempuan ?" ini akan menjadi pertanyaan yang sering anda dengarkan saat hamil.
Ada banyak pasangan yang menginginkan anak pertamanya laki-laki ada juga yang menginginkan perempuan. ada juga yang pasrah laki-laki atau perempuan sama saja, kita hanya berusaha tapi semuanya Tuhan yang menentukan.
Ada beberapa cara yang bisa ditempuh sebagai ikhtiar untuk menentukan jenis kelamin pada anak yang kita kandung. seperti : cara medis, teori akihito, insemnia buatan bahkan sampai cara praktis. pada tulisan ini akan dipaparkan tentang cara praktis untuk menentukan jenis kelamin anak yang kita kandung, walaupun langkah-langkah ini-pun tidak diyakini 100% keakuratannya.
mendapatkan anak laki-laki
larutan untuk membilas dibuat dari campuran 1 gelas air + 2 sendok makan garam soda (natrium bikarbonat soda). kenapa harus dibilas seperti itu ? seperti yang kita fahami bahwa kromosom Y bersifat kurang tahan asam serta jalannya lebih cepat. nah, pembilasan vagina dengan larutan garam soda bertujuan menurunkan kadar keasaman vagina, sehingga sperma Y lebih terjamin hidupnya dan bisa melewati liang vagina menuju rahim untuk membuahi sel telur.
2. Isteri Orgasme lebih Dulu
Biarkan isteri mencapai orgasme lebih dahulu baru disusul suami. cairan yang dihasilkan pada saat wanita mengalami orgasme akan lebih mendukung pergerakan seperma Y untuk lebih cepat sampai ke sel telur. semakin cepat sampai semakin baik, karena usia seperma Y lebih pendek.
3. Posisi Knee-Chest
Ada posisi yang diduga bisa membuat sperma Y meluncur cepat melalui liang vagina, rahim, dan sampai ke sel telur, yaitu posisi knee-Chest (genu pektoral). posisi dimana suami bersetubuh dengan isteri dari belakang ini disebut juga doggie style.
4. Penetrasi dalam
semakin dalam penetrasi, maka semakin dekat jarak yang ditempuh sperma menuju sel telur. Bila suami bisa menekan sedalam-dalamnya saat ejakulasi berlangsung, hal inibisa meningkatkan kemungkinan mendapat anak laki-laki.
5. "Puasa" Sementara
untuk meningkatkan kuantitas volume spermanya, suami dianjurkan menabung spermanya atau tidak melakukan ejakulasi sekitar 7-8 hari. dengan jumlah sperma yang lebih banyak per mililiternya, kemungkinan mendapatkan anak laki-laki juga meningkat.
Puasa sex juga bertujuan menghindari kemungkinan tertinggalnya sperma X dari hubungan intim yang dilakukan beberapa hari sebelum masa ovulasi. Bila ada sperma X tertinggal dalam organ reproduksi wanita, begitu tiba masa ovulasi, ia dapat langsung membuahi sel telur. berarti anak perempuanlah yang akan didapat. Sedangkan jika dalam seminggu sebelumnya puasa sex dijalankan, maka sperma Y memiliki kesempatan yang besar untuk membuahi sel telur.
mendapatkan anak perempuan
1. membasuh vagina dengan air + Cuka
Untuk meningkatkan kadar keasaman vagina, basuhlah daerah itu dengan 1 gelas air yang sudah dicampur 2 sendok makan asam cuka. Lingkungan vagina bersuasana asam diharapkan dapat mematikan sperma Y sehingga sperma X selamat sampai tujuan. Volume sperma X yang banyak dapat meningkatkan kemungkinan menghasilkan anak perempuan.
2. hindari orgasme
saat melakukan hubungan intem, usahakan agar ejakulasi terjadi sebelum isteri mencapai orgasme. tanpa orgasme, sekresi alkalis (pengeluaran substansi yang membuat daerah vagina bersifat basa) tidak terjadi dan ini akan membuat sperma Y mati sehingga menguntungkan sperma X yang punya daya tahan lebih baik.
3. posisi muka bertemu muka
hubungan intim dengan posisi saling berhadapan, isteri di bawah dan suami di atas sebetulnya membuat sperma tidak bisa langsung menerobos ke mulut serviks (leher rahim). Dengan begitu waktu yang dibutuhkan sperma-pun akan lebih lama dan hal ini lebih menguntungkan sperma X.
4. penetrasi pendek
penetrasi pendek dilakukan dengan cara mengangkat penis hingga ke ujung vagina saat suami mengalami ejakulasi. tindakan ini berarti memperpanjang jarak sperma ke sel telur yang diduga akan menambah persentase kesempatan sperma X mengingat daya tahannya yang lebih kuat ketimbang sperma Y.
5. seks teratur
dengan seks teratur, volume sperma yang keluar otomatis lebih sedikit karena tidak ada sperma yang ditabung. Hal ini diyakini akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan. kenapa ? sebelum mencapai sel telur, seperma harus melalui perjalanan berat. sebagian sel sperma akan mati di perjalanan, terutama sperma Y yang berumur pendek. Akhirnya semakin lama jumlahnya akan semakin sedikit.
----------------------------------------------
Irfan Hasuki/jun, Perkawinan & Keluarga (Majalah Bulanan No. 429/XXXVI/2008)